Ungkap Tuntas Perampokan Aset BUMN / PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Lokasi Gang Buntu Medan oleh Mafia Hukum

Jakarta, 05 September 2014.

Rene Descartes seorang Filsuf Perancis melemparkan diktum (ungkapan):

Cogito ergo sum”  “aku berfikir, karena itu aku ada”.


Bait tersebut hanyalah sebuah goresan pikiran yang terlintas dalam benak penulis sebelum mulai menuangkan hasil penelitian hukum khusus mengenai perampokan aset BUMN / PT. Kereta Api Indonesia (Persero) yang terletak di Gang Buntu, Medan.


Tentang Netralitas Penelitian Hukum ini

Tak lupa sebelumnya penulis merasa adalah suatu keharusan untuk memberitahukan bahwa:

penulis tidak ada sangkut paut dan pula tidak memiliki hubungan dan/atau kepentingan apapun dengan para Pejabat PT. Kereta Api Indonesia (Persero).

Termasuk tidak memiliki hubungan khusus dengan para pejabat di lembaga peradilan (penulis tidak memiliki kepentingan dengan para Polisi, para Jaksa, para Hakim, para Politisi, dlsb; terutama patut dicamkan bahwa: penulis TIDAK memperoleh imbalan apapun, dari pihak manapun: baik dari sisi materi dan/atau jabatan! atas Penelitian Hukum ini!).

Itulah prolog pembukaan yang penulis rasa harus diuraikan terlebih dahulu, sebagai penepis dan sebagai penegas bahwa “penulis BUKANLAH orang-orangnya para aparat penegak hukum, dlsb., sebagaimana telah diuraikan di atas.

Karena bukan tidak mungkin akan muncul praduga dalam benak seluruh pembaca; bahwa sipenulis (saya) adalah orang yang mempunyai kepentingan dan telah/akan mendapatkan imbalan materi dan/atau jabatan atas tulisan ini!

 

Penelitian Hukum ini dicurahkan semata-mata hanyalah karena rasa nasionalisme yang berkobar dan membara dalam dada penulis; sebagai wujud sumbangsih kepada Ibu Pertiwi dan tanah air  Indonesia tercinta! kepada Sang Merah Putih!

-

Banyak tulisan di Media Massa yang mengangkat tentang permasalahan ini, namun semua tidak memberikan titik terang, sebagai salah satu contoh:
 

  1. http://rajawalinews.com/6774/korupsi-dan-konspirasi-aset-lahan-kereta-api-medan/
  2. http://news.okezone.com/read/2013/07/31/339/844968/pt-kai-minta-kpk-usut-korupsi-sengketa-lahan-gang-buntu
  3. http://www.sayangi.com/hukum1/read/19832/aroma-korupsi-makin-tercium-dalam-kasus-gang-buntu
  4. http://dinamikarakyat.com/kasus-tanah-jalan-jawa-gugatan-meneg-bumn-tak-direspon-pn-medan/
  5. https://id.berita.yahoo.com/disesalkan-pn-medan-berat-sebelah-sidangkan-kasus-penyerobotan-150657187.html
  6. http://transindonesia.co/2014/04/mantan-kepala-bagian-perumka-medan-tak-hadiri-pemeriksaan/
  7. http://harianandalas.com/kanal-berita-utama/pt-ack-berani-bermain-api
  8. http://sumutpos.co/2014/09/84696/pn-bolehkan-pemko-terbitkan-simb

Semenjak KPK dibentuk tahun 2003 dengan dasar hukum Undang Undang Nomor 30 Tahun 2002 mengenai Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, kita bisa sedikit bernafas lega, tapi nanti dulu, terkait kasus Aset Kereta Api Indonesia (Persero) yang terletak di Gang Buntu, Medan, Sumatera Utara itu baru sampai tahap Tindak Pidananya!

Lalu bagaimana dengan perdatanya? dalam hal ini status kepemilikan lahan tersebut? karena bahkan....


Under Constructions...
Comments